Survival Kits

Survival kits dapat terdiri dalam berbagai ukuran, berisi perlengkapan dan alat-alat untuk memberikan survivor perlindungan dasar terhadap unsur-unsur bahaya disekitar dirinya, membantu beliau untuk tetap bertahan hidup : tetap hangat, memenuhi kesehatan dasar dan kebutuhan P3K, menyediakan makanan dan air, sinyal untuk penyelamat, dan membantu dalam menemukan jalan kembali. Lingkungan tempat untuk melakukan kegiatan ataupun perjalanan adalah kunci untuk menentukan Item apa saja yang akan dibutuhkan dalam survival kits.

Berapa banyak peralatan yang akan dimasukkan ke dalam survival kits, tergantung juga pada bagaimana akan membawa survival kits tersebut. 

Sebuah survival kits yang diletakkan dekat dengan tubuh akan lebih kecil ukurannya dari pada survival kits yang ada dalam kotak atau tempat survival kits yang ada di tas ransel. Selalu membekali diri dan letakkan  beberapa survival kits dekat dengan tubuh, gunakan rompi ataupun tas khusus yang selalu melekat dekat dengan tubuh dan juga di ransel utama.

Tempatkan barang-barang yang paling penting dekat dengan tubuh, misalnya, peta dan kompas harus selalu berada di dekat dengan tubuh. Termasuk juga Item dasar untuk mempertahankan hidup seperti pisau kecil, beberapa kit P3K. Taruh barang-barang sesuai dengan pentingnya barang tersebut, tempatkan barang-barang (Survival kits) yang berukuran besar kedalam ransel, dengan catatan tempatkan di suatu tempat yang mudah dijangkau dalam ransel.

Dalam mempersiapkan Survival kits ini, agar mempertimbangkan “The Rule of Threes“. Dalam survival, bahwa dalam kondisi survival orang akan dihadapkan pada keadaan, dimana hidup hanya dapat bertahan :

  • 3 Menit tanpa udara,
  • 3 Jam tanpa suhu tubuh yang sesuai dengan kemampuan tubuh bertahan,
  • 3 Hari tanpa air,
  • 3 Minggu tanpa makanan,

 

Sehingga dalam mempersiapkan Survival Kits, pilih Item selain berdasarkan lokasi kegiatan, juga harus memperhatikan “The Rule of Threes” tersebut, selain itu dalam mempersiapkan Survival Kits harus : Dapat seba guna, kompak, ringan, tahan lama, dan yang paling penting fungsional. Item yang dibawa dalam melakukan perjalanan akan tidak baik jika ukurannya terlalu besar dan tidak didesain untuk kondisi survival.

Penempatan Item Survival kits harus saling melengkapi dari lapis per lapis. Sebuah cermin sinyal dapat didukung oleh pena Flare di LBE (Load Bearing Equipment = semacam rompi berbentuk sabuk yang biasa digunakan oleh militer) dan didukung panel sinyal dalam ransel. Sebuah pemantik api (korek api) disaku rompi dapat dilengkapi dengan magnesium bar (batang magnesium) di LBE dan Dry Tinder (bahan pembuat api, biasanya kertas kering, kapas, dll).

Survival kits tidak perlu rumit, hanya perlu Item yang fungsional yang akan memenuhi kebutuhan, jika terdapat 2 (Dua) Item yang memiliki fungsi sama, pilih salah satunya saja, lebih baik lagi jika memiliki fungsi lebih dari 1 (Satu). Untuk mengorganisasi semua Item tersebut dibutuhkan kotak untuk menyimpan Item-item survival kits tersebut, selain dengan membeli, dapat juga menggunakan : Kotak Perban, Kotak Sabun, Kaleng Tembakau, Kotak Amunisi, atau kotak-kotak yang lain, dimana kotak tersebut harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :

  • Anti / Tahan Air (Waterproof),
  • Mudah dibawa atau mudah ditaruh didekat tubuh Anda,
  • Cocok untuk menyimpan berbagai ukuran komponen,
  • Tahan Lama,

Kotak Survival Kits

Kotak Survival Kits dari Barang Bekas Pakai, Bekas Wadah Tembakau

 

Baca Juga :

Survival Kits – Food Procurement (Pengadaan dan Penyimpanan Barang)

Survival Kits – Making Fire (Membuat Api)

7 Alasan Mengapa Kotak P3K Penting Saat Jalan-jalan

Ekstrim Tips Saat Survival