Perlengkapan P3K yang Wajib Dibawa Saat Mendaki Gunung

Cedera, pasti kita akan membayangkan cedera itu sebagai kerusakan atau luka pada bagian tertentu di tubuh kita karena disebabkan oleh tumpuan, gesekan, sayatan diluar tubuh kita, ataupun yang disebabkan oleh proses kimiawi seperti infeksi. Cidera, luka, ataupun sakit dapat dimanapun, baik itu ketika kita beraktifitas di tempat tertutup apalagi suatu kegiatan yang dilakukan di ruang terbuka.

Selain dibutuhkan persiapan fisik yang tidak main-main, juga selayaknya kita tidak mengenyampingkan resiko yang akan kita hadapi dari kegiatan ini, khususnya kecelakaan di lapangan. Bagaimanapun juga kegiatan seperti ini punya banyak resiko seperti cidera, sakit secara kimiawi, dsb. Dengan sedikit paham resiko yang akan kita hadapi, layaknya kita siap dan yang lebih penting lagi adalah kita mawas diri.

Disaat naik gunung tidak semua anggota pendakian tidak mempersiapkan perlengkapan pendakian mereka sebaik mungkin, khususnya peralatan P3K mereka sendiri. Lebih banyak menggantungkan kepada orang lain karena beranggapan teman-teman seperjalanan mereka membawa bekal P3K yang dibutuhkan. Ibarat kata “malang tak bisa ditolak, mujur tak boleh diraih”, siapa yang dapat menghindri nasib buruk dan mujur terus menerus.

Kondisi kecelakan di kegiatan alam terbuka, khususnya naik gunung, jauh dari rumah, jauh dari perkampungan penduduk. Siapa yang dapat menolong kita di atas sana, tidak ada yang lebih tanggap daripada orang-orang di sekitar kita waktu itu, dalam kondisi darurat. Yang kedua, karena banyaknya kabar kecelakn ataupun sakit di gunung yang dapat dilihat di media massa.

Peraltn P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) sederhana dan yng pasti tidak bert dibawa tapi masih banyak yang melalikannya. Sekeren-kerennya peralatan yang dibawa saat mendaki gunung, ataupun kemampuan fisik yang luar biasa di darat dapat berbanding terbalik diatas sana kalau kita mengalami cedera atau sakit karena faktor kecelakaan, keadaan alam yang sewaktu-waktu dapat berubah, taupun kondisi-kondisi lain yang menyebabkan fisik kita tidak bekerja secara maksimal untuk melalui medan yang berat.

kalau kita tidak membawa peralatan P3K tersebut dengan kondisi cedera ataupun sakit, apa yang akan kita lakukan atau misalnya yang sakit itu adlah anggota pendakian gunung, sedangkan orang-orang seperjalanan juga tidak membawa peralatan P3K tersebut. Yang paling sering dilakukan adalah minta perlatan, obat dan bantuan orang diluar anggota pendakian. Itupun kalau mereka juga siap, tersedia juga apa yang kita cari dan butuhkan, sekedar mengingtkan saja buat semua ataupun cermin buat kita semua agar lebih memperhatikan perlengkapan P3K sebelum keberangkatan dan selalu mawas diri.

Beban perlengkapan P3K yang dibawa saat pendakian tidak lah seberat beban bawaan pribadi kita, akan tetapi justru masih banyak yang sering melupakan atau terlupakan oleh kita. Sehingga apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, kita akan kebingungan mengatasinya. Berikut ini barng-barang yang harus dibawa atau di persiapkan sebelum pendakian, diantaranya :

  • Obat merha atau cairan antiseptik lainnya, berguna untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang sangat mungkin ada dalam kondisi badan kita terkena luka terbuka, lecet, dsb.
  • Kasa Steril, berguna untuk melindungi luka agar tidak terkontiminasi dengan kotorn dan bakteri agar luka tidak cepat infeksi.
  • Kapas, dengan permukaan yang halus berguna untuk membersihkan luka.
  • Plester Perekat, berguna untuk menjaga posisi kasa steril ataupun dapat digunkan sebagai pemblut luka kecil.
  • Tensocrepe/Tsensocraft, sangat berguna untuk menjaga sendi yang keseleo ataupun dislokasi sendi/tulang yang lebih parah.
  • Painkiller semprot, obat semprot, kecil, harganya cukup mahal, berfungsi meredakan rasa nyeri sementara.
  • Paracetmol, obat ini berguna untuk meredkn rsa nyeri seperti sakit kepala ataupun demam.
  • Obat diare, kita berkegiatn di alam terbuka, bisa jadi makanan yang kit makn itu tidak bersih yang dpat mengakibtkan dire, terutama yang mempunyai organ pencernaan  cukup sensitif. Jangan menganggap remeh dire karen kalau kita terserang penyakit ini kemungkinn tubuh kita kehilangan energi dan cairn jauh lebih cepat dn lebih banyak.
  • Gunting, berfungsi untuk memotong plester perekt.
  • Kompas dan Thermometer.
  • Korek Api, sebagai sumber perpian kita sewaktu-waktu kit dlam kondisi jauh dari Campsite ataupun sebagai peraltan memasak, kit selalu mersa korek dapat menjadi salah satu sumber penyelamat untuk membuat api yang cept. Perlu diingt bahwa salah satu kebutuhan Survival kita salah satunya adalah sumber api.
  • Tabung oksigen, dengan tekanan udara yang semakin menipis diatas sana sehingga terdapat waktu dimana kita merasa sesak ataupun saking lemahnya fisik, sehingga membutuhkan oksigen yang lebih banyak, alat ini sangat membntu mengurangi efek tersebut.

 

Demikian peralatn dan perlengkapan P3K yang hrus dibawa saat naik gunung. Ringan, tidak terlalu banyak makan tempat, tapi sewaktu-waktu dibutuhkan dan kita yakin akan bermanfat entah untuk diri sendiri atau pun pribadi dan kelompok disekitar kita. Alam tidak dapat dilawan, nasib tak dapat diraih tapi setidaknya kita mempunyai persiapan yang cukup untuk meminimalisir keadaan yang lebih buruk di setiap aktifitas kegitan alam terbuka khususnya naik gunung.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.