Isi Kotak P3K Saat Berolah Raga

Kotak P3K atau First Aid Kit adalah pada dasarnya sama. Makin lengkap alat yang lazim digunakan dalam kotak P3K, makin besar peranannya dalam menyelamatkan akibat bila cidera terjadi. Apa saja yang perlu dipersiapkan untuk kegiatan berolah raga, akan dibahas di artikel ini.

Jenis luka atau cidera yang sering terjadi saat berolah raga dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, mulai dari hanya luka lebam, lecet, sampai luka terbuka. Luka terbuka dapat hanya mengenai lapisan kulit, otot, atau bahkan tulang.

 

Antiseptik

Penanganan luka pada dasarnya sama, yaitu membebaskan luka dari benda-benda kecil yang asing agar tidak terjadi infeksi. Maka prinsip menangani luka intinya adalah bagaimana agar luka terbebas dari infeksi atau membuatnya steril. untuik itu diperlukan kain kassa, perban, dan alkohol 70%.

Semua luka, yang paling ringan pun perlu dibuat steril. luka yang kotor karena tanah, pasir, atau debu perlu dibersihkan. Luka yang dalam perlu dibasuh dengan air sabun sebelum di sterilkan. Setelah itu dirawat dengan alkohol, kemudian dibubuhi larutan antioseptik. Kita dapat memilih larutan antiseptik merk apa saja yang dijual di Apotek.

Untuk luka lecet, setelah dilakukan perawatan tidak perlu ditutup. Namun bila luka terbuka lebar dan dalam, maka harus ditutup dengan kassa dan atau kain perban. Prinsipnya adalah menghalangi masuknya kotoran, dengan catatan tidak menutup sampai rapat, agar masih ada udara yang dapat masuk ke pori-pori.

Pada luka yang tidak terlalu lebar namun cukup dalam, diperlukan pembalut plester. Ukuran plester disesuaikan dengan ukuran luka. Selama masih mungkin dibalut dengan plester, tidak perlu memakai perban.

Luka yang diperkirakan tercemar kotoran hewan atau tanah, dapat beresiko kena Tetanus, karena itu perlu dibasuh lebih teliti. Agar luka terbebas dari Spora Tetanus, gunakan larutan H2O2 (Hydrogen Peroksida) yang juga dapat dibeli bebas di Apotek sekitar Anda. Luka yang diperkirakan beresiko Tetanus, selain perlu suntikan ATS (Anti Tetanus Serum) juga tidak boleh ditutup rapat agar Oksigen masih dapat masuk mengenai luka.

Jika perawatan luka dikerjakan dengan benar, sehingga luka terbebas dari kuman, maka penyembuhan luka akan berlangsung sempurna. Luka yang kemudian menjadi basah dan bernanah merupakan tanda bahwa perawatan luka di awalnya dilakukan adalah kurang tepat atau kurang sempurna.

 

Terkilir atau Patah Tulang

Terkilir atau patah tulang adalah bentuk cidera yang cukup sering terjadi saat kita berolah raga. Posisi tubuh selama berolah raga dan teknik berolah raga yang kurang tepat, atau kondisi tempat olah raga yang kurang nilai Safety First nya menjadi faktor penyebab terjadinya proses terkilir, dan atau patah tulang. Semua obat peredam nyeri otot dan sendi, yakni golongan Methyl Salisylate berupa Spray, atau obat gosok diperlukan sebagai Pertolongan Pertama. Pastikan juga bahwa yang terjadi bukan kasus patah tulang.

Tanda-tanda kemungkinan patah tulang dapat dilihat dari struktur tulang yang berubah dan persendian yang tidak dapat di fungsikan. Jangan sembarangan dalam menangani kondisi seperti ini. Upayakan agar kondisi patah tulangnya tidak bertambah buruk. Untuk itu perhatikan cara mengangkat, posisi pasien, dan menundukkan patahan tulangnya.

Untuk mengatasi patah tulang diperlukan Bidai (Spalk), berupa papan tipis mirip penggaris. Tujuannya agar tulang yang patah tetap terpaku pada posisinya. Bidai dipasang lalu diikat sedemikian rupa tepat, sehingga mampu mempertahankan posisi patahan tulang tanpa beresiko menjadikannya bertambah parah. Perlu disiapkan pula tali pengikat. Biasanya pengikat dari kain perban.

Bila mata dimasuki benda asing, seperti debu, pasir, atau serangga, basuhlah segera dengan air steril yang mengalir, pembasuh mata atau dapat memakai larutan Antiseptik mata. Untuk itu, selain obat tetes Antiseptik mata yang dijual bebas, perlu gelas khusu pembasuh mata.

Kemungkinan cidera yang terjadi tentu berbeda pada setiap cabang olah raga. Misalnya pada olah raga seperti Bola Basket atau Sepak Bola, terkilir dan patah tulang sering terjadi, sementara pada olah raga yang dilakukan di tempat terbuka, mungkin saja terjadi kulit terbakar oleh sinar matahari (sinar Ultraviolet). Karena itu, apapun jenis olah raga yang kita lakukan, selalu siapkan kotak P3K dengan sisi yang lengkap.