Cara Menggunakan Obat Cuci dan Salep Mata

 

Obat Cuci Mata

Obat cuci mata adalah larutan obat yang juga harus dibuat dengan persyaratan ketat,

sama dengan obat tetes mata. Biasanya mengandung zat anti septic dan digunakan untuk membersihkan mata dari debu atau asap dan memberikan perasaan segar.

Obat cuci mata digunakan dengan sebuah gelas mata kecil yang di isi dengan larutan. Kepala ditundukkan dan gelas mata diletakkan dibawah mata, lalu kepala di tengadahkan kembali. Larutan tidak akan keluar bila gelas ditekan pada lekuk mata. Kini mata dapat di “cuci” dengan berturut-turut membuka dan menutup kelopaknya beberapa kali.

 

Salep Mata

Salep mata juga dibuat secara steril dan dikemas dalam tube salep dengan ujung runcing. Salep mata, lebih baik melekatnya pada mata sehingga kerjanya lebih lama. Biasanya digunakan untuk malam hari karena dapat mengakibatkan buramnya penglihatan.

Cara menggunakannya sama dengan tetes mata, hanya bukan meneteskan larutan, tetapi meletakkan sedikit salep di dalam “selokan kecil”.

 

Baca Juga :

Survival Kits di Dunia Militer

3 Alasan Pentingnya P3K Dalam Kehidupan Sehari-hari

5 Barang yang Sering Dilupakan Traveller

Jenis Obat Tetes Mata

 

5 Barang yang Sering Dilupakan Traveller

 

Jika Anda sering bepergian atau traveling, tentunya tidak lupa membawa barang-barang yang dibutuhkan saat traveling seperti tas koper, baju atau dompet. Meski demikian, terkadang ada juga barang-barang yang sering dilupakan oleh Traveller karena dianggap kurang penting, padahal barang-barang itu tak kalah pentingnya.

Berikut ini adalah 5 (Lima) barang yang sering dilupakan Traveller yaitu :

1.Toiletries atau Peralatan Mandi

Ternyata Toiletries termasuk barang yang paling sering terlupakan oleh Traveller. Mungkin tidak masalah kalau Anda menginap di Hotel berbintang yang menyediakan Toiletries gratis. Tapi, bagaimana kalau Anda harus bepergian dalam waktu lama dan menginap di hotel-hotel sederhana?. Kalau Anda termasuk yang sering liburan, ada baiknya Anda menyimpan 1 (Satu) set Toiletries khusus untuk traveling dan selalu Anda simpan didalam ransel atau koper Anda.

 

2. Baju Tidur

Mungkin terdengar remeh, tapi pastikan Anda membawa minimal 1 (Satu) set baju tidur (Kalau durasi Traveling Anda maksimal 4 Hari). Sangat tidak asyik kalau Anda harus mengurangi jatah pakaian sehari-hari yang Anda bawa gara-gara kelupaan mengepak baju tidur.

 

3. Kantong Untuk Baju KotorĀ 

Ini juga termasuk barang kecil yang kerap disepelekan. Padahal 1 (Satu) kantong dapat menyelamatkan kenyamanan Anda dalam Berpakaian. Jangan sampai pakaian bersih Anda bersinggungan langsung dengan pakaian kotor dan membuat baju bersih Anda menjadi bau karena “Tertular”.

 

4. Perlengkapan P3K

Banyak kejadian tak terduga yang dapat terjadi saat liburan. Mungkin tangan Anda terluka dan membutuhkan plester, atau badan Anda sakit-sakit karena aktivitas berat yang dilakukan. Daripada membuang uang untuk membeli yang baru di tempat liburan, lebih baik siap sedia dari awal, agar uangnya dapat dialokasikan untuk keperluan lain. Anda tidak perlu membawa 1 (Satu) kotak P3K, cukup beberapa plester luka, balsam otot atau obat-obatan umum untuk Flu dan sakit kepala.

 

5. Fotocopy Dokumen

Mungkin masih banyak diantara Travelers yang tak terlalu ambil pusing membuat salinan dokumen, seperti Paspor, Tiket Pesawat, Kartu Identitas dan sebagainya. Tapi, salinan dokumen tersebut akan berguna apabila Anda tiba-tiba menghadapi skenario terburuk seperti kecopetan atau kehilangan tas di tempat liburan, apalagi kalau Anda bepergian ke luar negeri. Simpan Fotocopy dokumen di tempat terpisah dari dokumen aslinya, jadi kalau Anda kehilangan salah satunya, Anda masih memiliki salinannya.

 

Baca Juga :

Cara Menggunakan Obat Cuci dan Salep Mata

Jenis Obat Tetes Mata

Survival Kits di Dunia Militer

3 Alasan Pentingnya P3K Dalam Kehidupan Sehari-hari

 

 

 

3 Alasan Pentingnya P3K Dalam Kehidupan Sehari-hari

 

Jika kita masih saja enggan mengikuti pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), ada baiknya menyimak alasan pentingnya P3K dalam kehidupan sehari-hari.

Kecelakaan terjadi dimana saja, saat berpetualang di alam bebasm di jalan raya, bahkan di rumah. Sayangnya, tidak sedikit orang yang hanya bisa menjadi saksi tak berdaya saat melihat suatu kecelakaan, suatu kondisi yang jelas dapat memperburuk situasi.

Yang paling mendasar, P3K adalah bantuan awal yang diberikan kepada korban cedera atau sakit. Terdiri dari teknik yang relatif sederhana yang dapat dilakukan dengan peralatan ala kadarnya, P3K biasanya dilakukan oleh orang awam sampai bantuan medis profesional tiba.

Sebenarnya ada banyak alasan pentingnya P3K dalam kehidupan sehari-hari, namun 3 (Tiga) hal yang paling utama, yaitu :

1. Menyediakan Orang Dengan Kemampuan Memberikan Bantuan Dalam Berbagai Situasi Darurat.

Jika seseorang mencerna zat berbahaya, atau menderita masalah yang berhubungan dengan kesehatan seperti serangan jantung, atau jika terjadi bencana alam, orang yang berpengetahuan P3K menjadi lebih dari sekedar penonton. Sebaliknya, mereka menjadi sosok yang tak ternilai, tidak hanya untuk korban, tetapi juga untuk para tenaga darurat profesional dan praktisi medis.

 

2. P3K Membantu memastikan Tersedianya Metode yang Tepat Dalam Memberikan Bantuan Medis.

Mengetahui cara untuk membantu seseorang sama pentingnya dalam situasi darurat. Hanya membutuhkan waktu 6 (Enam) menit untuk otak manusia berhenti berfungsi karena kekurangan oksigen. Dengan demikian, kebodohan dan informasi yang salah tidak akan banyak membantu orang yang membutuhkan bantuan medis.

 

3. Pengetahuan Dalam P3K Juga Menguntungkan Individu Itu Sendiri.

Apakah kondisi darurat mempengaruhi diri mereka secara langsung, atau melibatkan orang-orang yang hidup atau bekerja dengan mereka, P3K mampu mengatasi beratnya keadaan darurat dalam waktu dan tempat tertentu.

 

Baca Juga :

5 Barang yang Sering Dilupakan Traveller

Cara Menggunakan Obat Cuci dan Salep Mata

Jenis Obat Tetes Mata

Survival Kits di Dunia Militer