Peralatan dan Obat Standard pada Kotak P3K

Kecelakaan atau cedera dapat terjadi kapan dan dimanapun, mulai dari lutut yang tergores hingga tulang yang patah. Luka atau cedera ringan pun harus mendapatkan perawatan segera untuk menghindari terjadinya infeksi atau kondisi lanjutan yang tidak diinginkan. Untuk itulah setiap Rumah Tangga sebaiknya memiliki peralatan untuk Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) yang memadai.

Ada beberapa peralatan-peralatan Standard yang harus tersedia di dalam Kotak P3K, periksa kembali Kotak P3K Anda dan Lengkapilah dengan perlengkapan berikut agar Anda siap menangani cedera atau luka yang terjadi pada anggota keluarga Anda, Diantaranya :

 

1.Buku Panduan P3K

Jenis-jenis obat-obaan atau perlengkapan didalam Kotak P3K tidak akan banyak membantu jika Anda tidak tahu fungsi dan cara penggunaannya, ditambah lagi bila Anda tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang cedera. Sebaiknya siapkan 1 (Satu) buah buku Panduan P3K yang berisi tentang jenis dan ciri cedera dan cara penanganannya. Letakkan buku tersebut didalam Kotak P3K.

2. Sarung tangan latex

Sarung tangan berfungsi sebagai pelindung penolong dari risiko penularan penyakit yang bisa terjadi melalui kontak darah atau cairan tubuh lainnya. Siapkan minimal 1 pasang sarung tangan.

3. Larutan Antiseptik

Luka ukuran kecil sebenarnya cukup di cuci dengan air dengan sabun. Jika diperlukan bisa dioleskan Povidone Iodine sebagai antiseptik. Untuk luka ukuran besar dengan perdarahan berat pertolongan pertama yang terpentng adalah menghentikan perdarahan.

4. Plester dan Kassa Steril

Kassa steril berfungsi untuk menutup luka. Sesuaikan ukurannya dengan lebar luka. Jika ukuran luka cukup besar dan kassa steril tidak cukup menutup luka tersebut bisa gunakan pembalut wanita sebagai penutup luka. Plester berfungsi sebagai penahan kassa atau penutup luka supaya tidak lepas.

 

5.  Gunting dan Pinset

Saat menangani luka atau cedera, Gunting dengan ujung Bulat (Tumpul) lebih aman digunakan dibandingkan Gunting dengan ujung yg tajam. Gunakan Gunting untuk memotong Plester, Kassa atau memotong pakaian korban jika diperlukan. Pinset dapat digunakan untuk  mencabut sengatan Serangga, mengangkat  kotoran atau serpihan-serpihan benda dari luka.

6.Perban Elastis

Tdak semua kecelakaan menyebabkan luka atau goresan, keseleo juga mudah terjadi. Perban Elastis dapat digunakan untuk menstabilkan pergelangan tangan, siku, pergelangan kaki, atau cedera lutut. Pelajari fungsi dan cara menggunakan Perban Elastis.

7. Pembalut Segitiga (Mitella)

Pembalut segitiga (mitella) memiliki banyak fungsi, bisa sebagai gendongan (sling) lengan yang patah, pembalut luka atau mengikat tungkai yang patah. siapkan minimal dua buah di Kit P3K anda. Lengkapi dengan peniti

 

8.Obat Penghilang Rasa Sakit

Siapkan obat penahan sakit yang sesuai untuk anggota keluarga anda. pastikan tidak ada alergi dengan obat-obatan tersebut sebelum memberikannya. cek selalu tanggal kadaluwarsanya.

 

9.  Kompres Dingin Instant (Kemasan)

Gunakan Kompres Dingin Instant untuk pertolongan pertama memar, terkilir, sengatan serangga.

10. Senter

Dalam situasi terentu Senter sangat diperlukan. Siapkan sebuah Senter kecil didalam Kotak P3K.

11. Nomor Telepon Darurat

Sama pentingnya seperti perban, pembalut. Nomor telepon darurat juga sangat penting. Nomor ini dapat berupa nomor telepon : Dokter, Ambulans (Termasuk Taksi dan Ojek), Kepolisian, dan Pemadam Kebakaran.

12. Obat-obat Resep

Jika anggota keluarga ada yang menderita Asma, Diabetes, Jantung, atau Alergi, maka simpanlah obat-obat tersebut di dalam Kotak P3K. Penggunaannya tentu harus sesuai Resep Dokter.

13. Daftar Isi Kotak P3K

Setiap Item yang ada di dalam Kotak P3K harus diketahui Tanggal Kadaluarsanya. Buatlah Daftar Isi Kotak P3K beserta tanggal Kadaluarsanya agar mudah melacak Item-item yang hilang dan mengecek tanggal kadaluarsanya dengan mudah.

Satu hal yang sebaiknya dilakukan adalah selalu membawa Kotak P3K ketika melakukan perjalanan sekeluarga atau siapkan saja dua Kotak P3K lengkap dengan isinya, masing-masing untuk di mobil dan di rumah.

 

 

Pentingnya Memiliki Kotak P3K

Rumah tidak selalu merupakan tempat yang aman.  Kecelakaan ringan hingga berat bisa terjadi di rumah. terbentur sudut meja, terpeleset, tersandung karpet hingga tersiram air panas bisa terjadi dirumah. Untuk menghindarinya sangat penting kita melakukan risk assessment untuk mengetahui bahaya apa saja yang ada di rumah dan sebisa mengkin disingkirkan atau dikendalikan supaya tidak terjadi kecelakaan. Tetapi meskipun pengendalian sudah dilakukan kecelakaan masih bisa terjadi,untuk itu penting memiliki kotak P3K di rumah.

isi kotak P3K yang sebaiknya dilengkapi adalah ;

  1. Kasa steril, cairan Antiseptik, perban, elastik perban,  kain segitiga , plester roll, plester siap pakai, gunting, termometer, peniti,dan cotton bud.
  2. Peralatan Medis khusus, terutama jika di rumah, terdapat anggota keluarga yang memiliki penyakit tertentu yang butuh selalu dipantau seperti alat pengukur tekanan darah dan alat pengukur gula darah.
  3. Alat pelindung seperti sarung tangan steril dan masker. keduanya berfungsi mencegah percampuran bakteri dan virus ketika sedang ada anggota keluarga yang sakit atau sedang merawat luka terbuka.
  4. Obat-obatan umum seperti penahan nyeri dan penurun demam, obat diare, oralit, dan obat-obatan khusus sesusi dengan kebutuhan di rumah. pastikan tanggal kadaluwarsa. Sebelum memberikan obat pastikan tidak ada alergi  terhadap obat tersebut.

Selain kelengkapan peralatan kotak obat, Anda juga harus memperhatikan kondisi Kotak P3K. Tempatkan peralatan kotak obat di kotak yang terbuat dari bahan plastik yang ringan namun kuat dan tahan air. Sertakan nomor-nomor telepon Rumah Sakit terdekat bersama dengan peralatan kotak obat di dalam Kotak P3K. Anda juga harus menyertakan buku panduan tentang cara penggunaan alat dan obat-obatan yang ada di Kotak P3K.

Periksa kondisi masing-masing obat dan alat secara berkala, jika ada obat yang sudah kadaluarsa harus segera dibuang dan diganti dengan yang baru. Jika Kotak P3K Anda sudah siap, simpan di tempat yang sejuk dan kering di lokasi yang mudah dijangkau oleh orang dewasa. Jangan tempatkan Kotak P3K di tempat yang mudah dijangkau oleh anak-anak. Jangan memindah-mindahkan isi serta Kotak P3K tanpa sepengetahuan anggota keluarga yang lain agar tidak sulit mencari ketika dibutuhkan.

Pentingnya Kotak P3K Untuk Anak di Rumah

Seiring dengan perkembangan usia anak, maka berkembang pulalah rasa ingin rasa ingin tahu yang melibatkan saraf motorik mereka, akan tetapi, rasa ingin tahu yang besar sering kali mendekatkan anak dengan berbagai resiko dan bahaya yang mungkin tidak disadari oleh orang tua.

Data Riset Kesehatan Dasar (RisKesDes) Tahun 2013 mengungkapkan, sebanyak 36,5 % kecelakaan kecil pada anak terjadi di rumah. Sedangkan sebanyak 5,4 % terjadi di sekolah. Kondisi ini membuat para orang tua merasa cemas.

Beberapa insiden yang umum terjadi pada anak, diantaranya luka terbuka atau memar akibat jatuh, luka bakar ringan, tersedak, keracunan makanan, mimisan, dan demam. Demam merupakan keluhan yang paling umum terjadi pada anak.

Kategori demam anak terjadi pada suhu 37,5 – 38,5 Derajat celcius. Dalam suhu tersebut, orang tua wajib memberikan Pertolongan Pertama berupa kompresan demam.

Sebagai langkah awal penanganan dini karena demam atau kecelakaan pada anak di rumah, maka sebaliknya setiap Kepala Keluarga wajib memiliki Kotak P3K. Namun apabila orang tua memiliki anak dengan riwayat kejang sebelumnya, agar pada suhu 37,5 ke atas harus seera ditangani oleh Dokter.

Penyediaan Kotak P3K tersebut telah diatur dalam ketetapan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 15 Tahun 2008. Dalam Permenkes tersebut diuraikan bahwa setiap Keluarga wajib menyediakan Kotak P3K di semua tempat, termasuk di mobil dan di rumah. Kotak P3K tersebut berfungsi untuk menyediakan beragam obat-obatan dan alat kesehatan darurat apabila terjadi kecelakaan kecil di rumah.

P3K juga berguna sebagai langkah Pertolongan Pertama sebelum ditangani oleh Dokter. Isinya juga harus lengkap, meliputi : kompres demam, alat pelindung , pembersih luka, serta obat-obatan lainnya. Kotak P3K pun harus disimpan atau diletakkan di tempat yang jauh dari jangkauan anak, namun mudah ditemukan oleh orang tua.

Penyimpanan Kotak P3K tersebut berfungsi agar Kotak P3K tidak diaminkan oleh anak-anak, mengingat isi di dalamnya terdapat obat-obatan dan cairan penyembuh luka yang berbahaya jika tertelan. Kebanyakan Keluarga menyimpan Kotak P3K di Samping Kulkas atau lemari tertentu yang mudah dijangkau dan ditemukan oleh orang dewasa.

Meski begitu, masih banyak Keluarga yang belum mengerti betapa pentingnya menyediakan Kotak P3K di rumah. Mereka cenderung memilih untuk seera membawa anak mereka ke Dokter ketika mengalami kecelakaan kecil. padahal, disadari atau tidak, dengan tersedianya Kotak P3K di rumah merupakan langkah awal Pertolongan Pertama sebelum ditangani oleh Dokter. Apalagi, bagi mereka yang rumahnya jauh dari Rumah Sakit atau Klinik.

Dapat dibayangkan ketika anak mengalami luka pendarahan dan untuk mendapatkan Pertolongan Pertama, dia harus menempuh jarak jauh. Keadaan tersebut justru akan menambah rasa panik para orang tua. Untuk itu, masyarakat Indonesia semakin menyadari akan pentingnya menyediakan Kotak P3K di rumah sebagai langkah Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan 9P3K) anak, termasuk ketika anak mengalami demam.

Plester kompres demam, obat penurun pasa juga harus tersedia lengkap di dalam Kotak P3K, sebagai langkah antisipasi ketika anak demam sebelum dibawa ke rumah sakit. Dengan mempersiapkan dan menyediakan peralatan P3K di rumah, diharapkan dapat membantu orang tua dalam menangani masalah kecelakaan kecil pada sang anak.

 

Obat yang Harus Tersedia di dalam Kotak P3K

P3K singkatan dari Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan. Hal yang terkait dengan P3K yaitu Kotak P3K yang dalam bahasa Inggris disebut dengan First Aid Kit atau Piranti Pertolongan  Pertama. Benda tersebut harus ada pada tiap-tiap peluang lantaran kita tidak tahu apa yang akan terjadi dalam setiap kesibukan kita. Sesaat setiap waktu kita melakukan aktivitas, juga akan senantiasa ada kemungkinan kecelakaan. Mungkin saja waktu itu kita akan pada posisi yang memerlukan Pertolongan Pertama. Dengan adanya kotak P3K ini, semua keadaan tersebut dapat ditangani dengan cepat dan sebaik mungkin.  Bila bukan kita yang memerlukan pertolongan pertama, mungkin saja orang lain yang membutuhkannya.

Disaat kecelakaan terjadi kita telah siap dengan Kit  P3K. Tetapi yang perlu diperhatikan yaitu perlengkapan yang berada didalam kotak P3K tersebut, diantaranya :

  1. Kassa Steril berfungsi sebagai penutup luka, siapkan beberapa ukuran.
  2. Plester roll sebagai penahan penutup luka (kasa steril)
  3. Plester cepat (hansaplast) beberapa ukuran untuk menutup luka-luka ukuran kecil
  4. Antiseptik
  5. Elastik perban untuk pertolongan pertama terkilir
  6. Sarung tangan latex
  7. Masker
  8. Perban
  9. Pembalut segitiga (mitella)
  10. Gunting
  11. Pinset
  12. Obat-obata oribadi disesuaikan untuk setiap keluarga karena kebutuhannya berbeda-beda. Umumnya yang harus ada di Kotak P3K adalah obat penahan nyeri dan penurun demam, obat diare. Perhatikan tanggal kadaluwarsa dan pastikan tidak ada alergi obat tersebut.

10 Barang Penting di Kotak P3K

Luka dapat dialami oleh siapapun, kapan dan dimana saja. Pastikan Anda selalu siap menghadapinya. Setiap saat kita dapat mengalami bencana yang membuat anggota tubuh kita terluka.

Oleh karena itu, ada baiknya Anda mempertimbangkan untuk memiliki Kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), entah di rumah, tempat kerja ataupun modil pribadi. Tidak sulit menyusun Kotak P3K atau First Aid Kit. Yang Anda perlukan hanya kotak atau tas yang cukup besar, awet, dan mudah di bawa kemana-mana. Selanjutnya isi kotak P3K tersebut dengan 10 barang yang harus ada, diantaranya :

  • Alat Pelindung, seperti sarung tangan, celemek, masker. Alat-alat tersebut untuk melindungi Anda terhadap paparan dari luka yang akan Anda tangani.
  • Alat pembersih seperti Krim Antiseptik atau Anti Bakteri. Tujuannya adalah untuk membersihkan luka demi mengurangi resiko terjadi infeksi.
  • Kain Kasa, Agar luka tidak terpapar udara luar.
  • Perban atau Perekat, untuk menutup luka setelah diberi kain kasa.
  • Obat Perda Rasa Sakit, seperti Aspirin. Aspirin berfungsi untuk menurunkan rasa sakit yang diderita korban secara cepat.
  • Obat Antibiotik, untuk mengantisipasi demam atau gejala lanjutan akibat luka.
  • Gula Batu atau Permen Manis, untuk meningkatkan kadar gula darah agar tubuh korban tidak lemas.
  • Iodin, untuk menontrol pertumbuhan baktri pada luka.
  • Pinset atau Kapas, untuk media pengantar obat cair.
  • Buku Manual yang berisi fungsi dan cara penggunaan alat-alat tersebut di atas termasuk cara pemberian obat dan keterangannya. Patikan Anda telah membacanya dengan teliti sehingga ketika terjadi kecelakaan, Anda tidak panik dan dapat membantu dengan baik. Jangan lupa untuk rutin memeriksa kelengkapan isi dan batas waktu penggunaannya.

 

Makna Lambang P3K

 

pada setiap kotak P3K, pasti terdapat lambang berupa tanda + berwarna merah. Lambang tersebut kemudian dibingkai oleh garis-garis lengkung berwarna merah yang saling menyatu.

Pada dasarnya, lambang yang digunakan pada kotak P3K sebenarnya adalah lambang Merah Indonesia (PMI). PMI adalah Organisasi Nasional yang berdedikasi untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Lambang PMI ini digunakan pada lambang P3K  adalah karena pada awalnya, PMI lah yang menyebarkan ke masyarakat luas tentang pentingnya menyediakan kotak P3K di masing-masing rumah, kantor, dan sekolah. Selain Kotak P3K, PMI juga mengajarkan beberapa cara mudah untuk menangani kecelakaan sederhana seperti luka atau memar.

Lampang ini memiliki warna kombinasi merah dan putih. Bagi orang yang tidak tahu sejarah PMI, pasti akan mengira bahwa ini diambil dari warna bendera Indonesia. padahal sebenarnya, warna ini diambil dari lambang negara Swiss. Karena, swiss adalah Negara Pertama yang memprakarsai Gerakan Palang Merah.

Bukan hanya dari segi warna saja, namun bentuk bendera Negara swiss pun juga ikut diambil untuk lambang palang Merah di Dunia termasuk di Indonesia, khususnya untuk lambang PMI. Lambangnya berupa tanda palang yang terdiri dari garis horizontal dan garis vertikal yang berpotongan tepat ditengahnya. Lambang ini terdapat pada bendera negara Swiss.

Pada bendera Swiss, palangnya berwarna putih dan warna dasarnya berwarna merah. Kedua elemen warna tersebut kemudian di tukar tempat untuk dijadikan lambang Organisasi Palang Merah di seluruh dunia. Hal ini sudah disepakati oleh seluruh Organisasi Palang Merah di seluruh dunia melalui Konferensi Jenewa.

Selain tanda palang, ada juga lima garis lengkung berwarna merah yang membingkai tanda palang tersebut. Masing-masing ujung garis bertemu satu sama lain sehingga membentuk sebuah bidang mirip lingkaran bersudut. Elemen ini hanya ditemukan pada lambang Palang Merah Indonesia (PMI), tidak terdapat di negara lain.

Elemen ini melambangkan 5 (Lima) identitas Nasional Indonesia, antara lain : Gotong Royong, Kebersamaan, Kenetralan, dan Juga Kemandirian. Dengan adanya elemen tambahan ini, diharapkan masyarakat Indonesia dapat bekerjasama untuk meningkatkan kualitas kesehatan bangsa tanpa campur tangan Negara lain, juga tanpa membeda-bedakan suku, agama, maupun ras yang beragam di Indonesia.

Demikian penjelasan mengenai Lambang P3K yang dibuat oleh Palang Merah Indonesia (PMI) ini. Semoga artikel ini dapat menginspirasi Anda ikut berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.

 

 

Isi Kotak P3K Untuk Bayi

Bayi Anda rentan untuk mengalami musibah atau cidera. Pada saat itu terjadi, Anda harus sigap dalam menanganinya agar dia terhindar dari komplikasi yang lebih parah. Selalu sediakan kotak perlengkapan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di rumah.

Keberadaan obat-obatan dan perlengkapan P3K dapat membuat perbedaan besar saat Balita mengalami cidera di rumah. Anda dapat menanyakan apa saja yang harus dipersiapkan di dalam kotak P3K ini pada dokter anak anda, sesuai kebutuhan spesifik Balita Anda. Misalnya alat bantu pernafasan untuk balita yang mengidap asma.

 

Isi Kotak P3K BALITA

Pilih kotak transparan yang terbuat dari bahan yang tahan air dan tahan banting dengan ukuran yang dapat menampung botol standard obat-obatan. Pastikan kotak tersebut disimpan di tempat yang mudah Anda raih, tidak dapat dijangkau Anak Anda, dan dilengkapi dengan kunci yang tidak mudah dibuka Anak Anda. Selain itu, hindari penempatan kotak di dalam ruangan yang terlalu lembab, seperti lemari kamar mandi.

Berikut ini adalah beberapa perlengkapan penting yang sebaiknya dipersiapkan didalam kotak P3K Balita Anda :

  • Termometer Digital, alat ini dapat mengukur suhu tubuh anak dengan cepat. Akan lebih baik lagi jika ada termometer telinga / Tympanic, sehingga lebih praktis diterapkan kepada Balita yang sulit duduk tenang. Hindari menggunakan Termometer kaca yang menggunakan Merkuri karena dapat membahayakan anak.
  • Buku Panduan P3K yang didalamnya membahas pemberian nafas buatan, pertolongan pada luka bakar, dan pertolongan saat tersedak. Kepanikan dapat membuat Anda melupakan hal-hal yang sebenarnya perlu dilakukan ketiak Balita Anda mengalami Cidera.
  • Obat dan Pelindung Luka : Obat Luka, Plester, Perban, Kasa Steril, Kapas.
  • Semprotan Antiseptik yang dapat diberikan untuk mencegah infeksi. Beberapa Antiseptik mengandung pereda nyeri. Tisu basah Antiseptik untuk untuk membersihkan luka jika tidak ada air.
  • Obat pereda rasa nyeri dan demam, Seperti Paracetamol, atau Ibuprofen, dengan dosis yang tepat untuk Balita dan sesaui dengan rekomendasi Dokter.
  • Krim Antihistamin; Untuk mengurangi pembengkakan dan meredakan rasa sakit akibat sengatan serangga.
  • Losion Kalamin; untuk meredakan Ruam dan Iritasi kulit.
  • Gunting Kecil dan Pinset; untuk menggunting perban dan Pinset; untuk mengambil benda kecil yang menancap dan sulit diambil, seperti pecahan kaca di telapak kaki.
  • Cairan pencuci mata untuk meredakan iritasi pada mata.
  • Obat tetes hidung untuk melancarkan hidung tersumbat.
  • Lotion anti nyamuk.
  • Sarung tangan sekali pakai.
  • Sendok takar untuk memberikan dosis obat sirup.
  • Senter kecil untuk memeriksa bagian dalam mata, telinga, tenggorokan, hidung.
  • termos air panas dan kantong es.
  • Oralit untuk menangani disentri.

 

Ganti isi kotak P3K Anda secara berkala untuk menghindari produk tersebut kadaluarsa. Beberapa Apotek atau toko menyediakan kotak P3K yang sudah lengkap bersama isinya. Anda dapat membeli kotak P3K tersebut untuk kemudian dilengkapi dengan kebutuhan tambahan lain.

Tempatkan informasi nomor telepon yang dapat dihubungi saat keadaan darurat pada bagian dalam kotak P3K. Nomor-nomor tersebut dapat berupa nomor kontak Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit, dokter keluarga dan dokter anak, nomor pemadam kebakaran, nomor kantor polisi, dan nomor kontak 2 (Dua) tetangga terdekat. Sebaiknya nomor-nomor ini juga ditempelkan di pintu lemari pendingin (Kulkas) sehingga mudah dilihat oleh siapapun.

Isi Kotak P3K Untuk Petugas Lapangan

Sebetulnya hampir tidak ada perbedaan dari standard isi kotak P3K di tempat kerja. Namun harap diperhatikan khusus pada stok obat-obatan. Karena ada beberapa tipe obat yang tidak boleh diminum saat berada di tempat kerja. Karena dapat menyebabkan gangguan atau kompilkasi. Oleh Karena itu, perusahaan atau kantor tempat bekerja seharusnya menyediakan tim medis khusus yang menangani korban kecelakaan di tempat kerja atau yang mendadak terserang penyakit. Hal yang sama pun berlaku untuk kotak P3K yang dibawa saat bepergian. Meskipun tidak memiliki tim medis, tapi harus berhati-hati dengan pemakaian obat tertentu.

 

Prinsip Dasar Penggunaan Kotak P3K

harap dipahami bahwa penggunaan standard isi kotak P3K tidak dapat dilakukan sembarangan. Meskipun isinya sangat memadai dan terbilang lengkap, pemilik kotak P3K harus memahami panduan atau prinsip dasar pemakaian. Itulah alasan pentingnya menyediakan buku panduan pemakaian isi kotak P3K agar dapat dipahami oleh siapa saja yang membawanya.

Satu hal lagi adalah prinsip pertolongan pertama yang dilakukan. Ingatlah bahwa penggunaan tandard isi kotak P3K bertujuan melakukan tindakan pertama pada korban. Jadi tujuannya bukan kesembuhan total, melainkan pencegahan resiko yang lebih parah selama menderita kecelakaan atau penyakit. Tindakan penyelamatan pertama juga harus dilakukan dengan sigap dan tenang. Satu contoh kasus adalah kecelakaan di rumah akibat menggunakan pisau di dapur. Hal pertama yang harus dilakukan adalah segera membasuh bekas luka sebersih mungkin. lalu gunakan obat merah sebelum diperban. Sebetulnya petunjuk pemakaian standard isi kotak P3K sudah menjelaskannya, sehingga hanya perlu mengikuti langkah-langkah yang harus dilakukan.

Supaya tidak gegabah akibat guigup selama melakukan tindakan pertolongan, sebaiknya Anda mempelajari buku panduan di kala senggang. pahamilah langkah-langkah dasar menolong korban, dan hafalkan penggunaannya secara tepat. Standard isi kotak P3K cenderung berbeda di setiap rumah. Biasanya ada tambahan tertentu sepertii obat-obatan. Kalau ada salah satu anggota keluarga yang mengidap penyakit tertentu, hal itu harus dijelaskan dan dipahami seisi rumah. Contohnya adalah penggunaan obat asma hirup yang harus selalu tersedia dalam stok cukup. Khusus untuk obat-obatan juga harus memastikan dari resep dokter untuk menghindari resiko komplikasi atau gangguan penyakit lain.

Tersedianya kotak P3K didalam rumah atau tempat kerja akan menjamin perlindungan kesehatan. Tetapi kotak P3K tersebut harus dirawat dengan baik, atau selalu terjaga kebersihannya dan juga steril. Periksalah daftar isi di dalam kotak P3K agar stok tidak berkurang atau bahkan kosong. Catatlah setiap kebutuhan baru sebagai antisipasi dari pencegahan penyakit atau penyelamatan kecelakaan. Untuik beberapa isi seperti obat atau cairan, perhatikan tanggal kadaluarsanya. Sebab obab yang tersipan terlalu lama juga dapat sangat berbahaya. Apalagi kalau pemiliknya tidak teliti dan sembarangan menkonsumsi obat di dalam kotak P3K. Periksalah dengan cermat dan buanglah stok yang tersimpan lama dan segera ganti dengan yang baru.

Isi Kotak P3K Untuk Kontrakan atau Kostan

Mayoritas para penghuni Kost-kostan atau kontrakan yang berada di dekat kampus adalah para mahasiswa yang sedang menempuh kuliahnya, tidak jarang disaat mengerjakan tugas yang menumpuk, membuat Paper, Ujian dan lainnya, terkadang membuat pusing kepala. Beberapa masalah tersebut adalah faktor khas yang bertanggung jawab atas Drop nya kondisi tubuh anak rantau atau anak kost-kostan, masalahnya kalau uang bulanan belum dikirim oleh orang tua, mengalami kecelakaan, atau jatuh sakit pada tengah malam, mau pergi ke klinik 24 jam, apa daya badan sudah tidak kuat, mau pergi ke rumah sakit, kantong tidak ada uang. Dari pada mengeluh sendirian, lebih baik sedia payung sebelum hujan, 7 obat-obatan ini wajib tersedia di kotak P3K Anda para Mahasiswa sebagai Pertolongan Pertama Anda setiap saat.

 

Minyak Kayu Putih dan Minyak Tawon

Keduanya adalah pasangan sejati yang tidak dapat dipisahkan, jangan remehkan eksistensi kedua benda ini, salah satunya saja dipisah sudah cukup membuat pusing kepala. Minyak Kayu Putih berguna untuk menyembuhkan perut kembung dan masuk angin, Minyak Tawon berguna sebagai minyak urut darurat apabila terkena memar, bengkak, keseleo, pegal-pegal. Disamping kegunaan utamanya yang memang untuk menyembuhkan gatal-gatal akibat gigitan serangga, bisul, dan Eczema.

 

Balsem dan Koyo

Balsem dan Koyo adalah salah satu yang paling penting disediakan dikala musim hujan dan flu menyebar. Balsem berguna untuk melegakan hidung yang mampet dan penghilang pusing.Sebenarnya balsem mempunyai manfaat yang hampir sama dengan minyak kayu putih, hanya saja balsem mempunyai efek lebih “Panas” yang terkadang kurang disukai oleh beberapa orang.

Sedangkan Koyo sangat berguna untuk mengurangi rasa pegal-pegal, khususnya di bagian pinggang, punggung, dan dahi. meniru cara nenek kita yang menaruh Koyo yang dipotong menjadi persegi kecil dan ditempel di pelipis terbukti dapat mengurangi rasa sakit kepala dan sakit gigi (Dengan Cara ditempel di pipi).

 

Obat Merah dan Plester Tempel

Obat Merah adalah antiseptik yang biasanya digunakan untuk mengobati luka kecil pada mamalia, Sedangkan Plester Tempel dapat digunakan untuk menutup luka terbuka pada kulit.

 

Parasetamol

Obat ini berguna apabila tiba-tiba terkena demam tinggi, jika diminum sesuai aturan pakai, obat ini dapat meredakan demam, namun apabila sakit berlanjut, hubungi dokter terdekat atau segera ke rumah sakit.

 

Obat Nyeri Haid

Untuk para wanita, kedua bahan ini seakan sesuatu yang wajib ada pada saat “Tamu Bulanan” datang dengan gejala-gejalanya, seperti nyeri, sakit perut, keram, pinggang tidak dapat digerakkan, dll. Untuk yang tidak suka menelan obat, ada cairan yang dijual bebas atau dengan meminum jamu-jamu tradisional dapat menjadi pilihan yang tepat, untuk yang tidak tahan bau dari jamu-jamu tradisional tersebut, dapat memilih obat yang lebih modern yang banyak dijual bebas di warung terdekat Anda.

 

Pil Putih

Pil yang kaya akan VItamin B ini berkhasiat untuk mengurangi pegal-pegal, mengurangi nyeri sendi, mencegah penyakit beri-beri, mengurangi dan mencegah rasa kesemutan, memperbaiki sel syaraf dan mencakupi  asupan Vitamin B pada tubuh.

 

Obat Nyamuk

Obat yang satu ini sangat berguna untuk mencegah sekaligus memusnahkan nyamuk-nyamuk, Kecoa, Lalat dan Serangga-serangga yang mengganggu kontrakan atau Kostan Anda. Jadi ada baiknya menyediakan minimal 1 kaleng kecil obat nyamuk untuk berjaga-jaga dari serangan nyamuk nakal.

 

Demikian 7 obat yang wajib ada di kotak P3K Anda. Jauh dari orang tua tidak serta merta membuat Anda manja, kita harus menunbjukkan kemandirian dengan cara menyedia payung sebelum hujan dalam menjaga kesehatan kita. Jangan jadikan Paper atau Tugas Akhir Anda menjadi “Kambing Hitam” atas penyakit yang menimpa, namun selalu tanamkan bahwa mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.